Thursday, May 26, 2016

Visit Bogor : Berkunjung ke curug cibingbin



Langsung saja kali ini saya ingin bercerita tentang pengalaman saya berkunjung ke curug cibingbin.
Lokasi curug cibingbin : kampung cibingbin, desa bojong koneng,kecamatan babakan madang sentul kabupaten bogor.
Tarif mnasuk Rp.10.000/orang
Parkir motor Rp.10.000/motor

Selasa pagi saya di ajak oleh kawan saya untuk mengunjungngi sebuah obyek wisata alam yang berada di sentul bogor. Saya di ajak unutk berkunjung ke curug cibingbin. Karena memang sudah lama tidak jalan-jalan sayapun ga bisa menolak makluim memang lagi butuh jalan-jalan hehe.
Saya dan kawan-kawan saya janjian di desa bojonh koneng kecamatan babakan madang.
Perjalanan dari bogor menuju desa cikoneng sendiri hanya menempuh jarak sekitar 18Km saja atau perjalanan setara 1 jam dari pusat kota bogor.

Dari bogor saya melanjutkan perjalanan, kondisi jalanan cukup lancar dan tidak ada kemacetan maklum saja ini hari kerja. di saat orang lain berkutik dengan kesibukanya saya dan kawan saya malah sibuk berbaur dengan alam heh. dari bogor berlanjut ke desa cimahpar kemudian melewati pertigaan sentul dan di lanjutkan melewati pertigaan bukit pelangi, sampailah saya di desa cikoneng, rupanya kawan-kawan saya sudah sampai di desa bojong koneng dan tanpa berlama-lama kamipun melanjutkan perjalanan selanjutnya ke curug cibingbin.
Dari desa bojong koneng ke kampung cibingbin jaraknya hanya sekitar 1,5km saya. dan jalanan nya berupa aspal dan jalan menurun.
Karena bingung kami sempat bertanya kepada penduduk lokal dan merekapun menunjukan jalanya, patokanya dari kampung cibingbin nanti ada pertigaan di sebelah kanan masuk ke kanan dan dari sana area parkir curug cibingbn sudah dekat sekitar setengah kilo lagi.

Beberapa warga menarkan kami unutk parkir di tempatnya namun karena kami penasaran dengan tempat parkir yang resmi9 dan paling dekat ke area parkir kami menolaknya, dan benar saja ternyata area parkir curug cibingbin masi berada di ujung yang berbatasan dengan sebuah sungai kecil.
Sesampainya kami di area parkir kami di sambut dengan petugas parkir disana, dan merekapun menunjukan jalan treking unutk menuju ke curug cibingbin ini.
Dari areal parkir ini unutk bisa sampai ke curug cibingbin kita harus treking sekitar setengah kilo. Tak jauh dari area parkir ada jembatan bambu yang akan kita lewati kemudian di sambut dengan areal persawahan, unutk jalur treking awal jalanan sedikit menanjak namun jika sudah setetngah jalan cukup landai dan mudah di lewati.
Sudah terdengar suara derasnya air curug cibingbin menandakan kami sudah sampai di curug tersebut. Suasana sepi hanya terdengar suara-suara burung dan jangkrik dan juga suara aliran curug cibingbin menyambut kami.
setelah beristirahat kawan-kawan langsung bersiap dengan kamera ponselnya, kalau saya sibuk minta di videokan untuk bahan dokumentasi hehe..
Oya unutk informasi di curug cibingbin ini ada sekitar 4 curug yang jaraknya tidak terlalu jauh namun dari ke empat curug tersebut tidak ada penamaan khusus, smuanya namnya curug cibingbin.

Karena cuaca cukup mendung akhirnya hujan gerimis tiba, namun disini juga sudah ada saung-saung unutk berteduh. unutk fasilitas di areal curug cibingbin terdapat beberapa saung dan juga ada wc.
Saat kami berteduh datanglah pekerja curug cibingbin 2 orang pemuda dan saya sempat mengobrol bersama mereka. informasi yang saya dapatkan cukup banyak. ada beberapa fakta yang justru baru saya ketahui mengenai curug yang cibingbin ini.
Curug cibingbin ini ternyata sudah di buka sejak 5 tahun yang lalu namun di pertengahan tahun sekitar 3 tahun yang lalu ada sebuah kejadian longsor di areal curug tersebut sehingga menyebabkan kawasan wisata curug cibingbin menjadi sepi dan juga bangkrut, dan saat ini di kawasan curug cibingbin baru mau melakukan perbaikan lagi.
Pantas saja ketika saya berkunjung ke curug cibingbin tersebut di bawah curug terdapat bebatuan dan tidak ada leuwi/ sejenis kolam pemandian, yang bisa digunakan buat nyebur.
Di sela saya mengobrol dengan petugas curug ada warga lokal yang baru pulang dari kebun nya dan berteduh bersama kami,
Ti mana pak?tanya saya (dari mana pak?)
mantas ti kebon de, ngala parab embe  (abis dari kebun de nyari makanan kambing)
Anu timana iye?
Masih ti bogor pak, sareng rerencangan ti jakarta.
Perbincangan saya dengan kakek tersebut bertambah seru karena beliau menceritakan tentang pekerjaanya di samping berkebun juga sering mencari lebah madu yang berada di hutan dekat kawasan curug cibingbin. Oya ada satu hal yang jarang tau yang informasi ini saya dapatkan dari kake tersebut, bahwa di curug kedua di atasnya curug cibingbin ini terdapat sebuah m,ata air yang oleh masyarakat setempat biasa digunakan unutk obat berbagai penyakit dan juga jika ingin punya hajat air tersebut bisa langsung diminum,  tidak semua masyarakat disana juga mengetahui mata air tersebut.

Selesai berbincang dengan warga lokal setelah hujan reda kamipun keb]mbali menikmati keindahan curug cibingbin dan tak lama kami langsung melanjjutkan p[erjalanan ke atasmnya karena di atas masih ada 3 curug lagi. dan benar saja saya menemukan mata air yang airnya sangat bening dan layak minuum, yang menurut kakek tersebt memiliki khasiat khusus unutk menyembuhkan penyakit.

Setelah paus menikmati curug kedua kami mengexplore lagi sampai ke atasnya. unutk cuug-curug di kawasan curug cibingbin ini sebenarnya hanya bagus di view saja jika ingin berenang kurang puas karena tidak ada leuwi yang dalam,medan nya bisa dibilang lumayan susah karena harus menyusuri air dan juga menaiki tebing batu. Puas mengexplore ke empat curug saya pun rehat dan mengeluarkan logistik kami sambil menikmati alam disini.

Waktu sudah menunjukan jam 02.00 kamipunmelanjutkan perjalanan menuju tempat parkir, perjalanan pulang terasa ;lebih cepat karena medan nya tidak terlalu berat dan jalanan yang menurun, sesampainya di tempat parkir kami beristirahat, di tempat parkir juaga terdapat saung dannjuga kamar bilas yang bisa kita manfaatkan.

Berkunjung ke curug cibingbin ini membuat saya mendaptakan dongen-dongen yang bisa saya bawa pulang. Curug tersebut masih sepi pengunjung karena bencana alam yang pernah terjadi di tahun sbelumnya yakni longsor sehingga keindahan curug tersebut tak elok seperti dulu.
Nmun pengelola curug cibingbin kini sedang merevitalisasi area curug dan juga berbenah unutk kembali menarik hati wisatawan.

1 comment:

  1. Assalamu Alaikum wr-wb, perkenalkan nama saya ibu Sri Rahayu asal Surakarta, saya ingin mempublikasikan KISAH KESUKSESAN saya menjadi seorang PNS. saya ingin berbagi kesuksesan keseluruh pegawai honorer di instansi pemerintahan manapun, saya mengabdikan diri sebagai guru disebuah desa terpencil di daerah surakarta, dan disini daerah tempat mengajar hanya dialiri listrik tenaga surya, saya melakukan ini demi kepentingan anak murid saya yang ingin menggapai cita-cita, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, dan membayar 70 jt namun hailnya nol uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah, pada suatu hari sekolah tempat saya mengajar mendapat tamu istimewa dari salah seorang pejabat tinggi dari kantor BKN pusat Jl. Letjen Sutoyo No. 12 Jakarta Timur karena saya sendiri mendapat penghargaan pengawai honorer teladan, disinilah awal perkenalan saya dengan beliau, dan secara kebetulan beliau menitipkan nomor hp pribadinya 0853-1144-2258 atas nama Drs Muh Tauhid SH.MSI beliaulah yang selama ini membantu perjalanan karir saya menjadi PEGAWAI NEGERI SIPIL, alhamdulillah berkat bantuan bapak Drs Muh Tauhid SH.MSI SK saya dan 2 teman saya tahun ini sudah keluar, bagi anda yang ingin seperti saya silahkan hubungi bapak Drs Muh Tauhid SH.MSI, siapa tau beliau bisa membantu anda

    ReplyDelete